Rabu, 24 Juli 2013

Terus Belajar, Jiwa Pemuda Islam

judul kali ini bagus banget ya........ "Terus Belajar, Jiwa Pemuda Islam". tapi judul ini bukan tanpa alasan saya ambil. ada 1 landasan yang setidaknya saya buat pedoman dalam judul ini. cieh............ gaya amat tu pakek landasan-landasan, kayak pesawat ada aja landasan terbanganya. hehehehe
ok, ndak apalah kalau dianggap sok ini dan itu, tapi disini akan saya berikan alasan haruskah pemuda islam itu terus belajar.......???,  ada sebuah ayat al-qur'an yang kurang lebih menyebutkan bahwa "Allah akan mengangkat derajat seseorang oleh karena ilmuanya", ok sobat disini perlu kira pahami bahwa seorang manusia itu diangkat derajatnya karena jabatan atau harta, namun belakangan iya juga sih :-), tapi perlu diingat lho ya bahwa mereka pun yang mempunyai jabatan dan harta bukan hanya sebab peruntungan  saja lho, mereka yang punya jabatan mempunyai ilmu lebih dari pada kita, contohnya mereka punya ilmu politik kenegaraan, managemen kenegaraan dan lain sebagainya, mereka yang memiliki harta mempunyaipun sama sobat, kalau mereka sukses dalam bidang perdagangan, ya mereka memiliki pengetahuan tentang managemen bisnis, strategi pemasaran, dan tentnya managemen resiko yang sudah terukur sobat. jadi orang yang mempunyai ilmu atau pengetahuan ilmu pada intinya kalau mampu memanfaatkannya akan di berikan oleh Allah derajat yang lebih tinggi, apalagi kalau ilmu itu di dasari oleh pengetahuan agama ndak hanya manusia yang akan memberikan derajat lebih tapi Allah juga akan memberikan penghormatan yang labih pula dari yang lain. dalam kitab alala disebutkan:

أَخُو الْعِلْمِ حَيُّ خَالِدٌ بَعْدَ مَوْتِهِ # وَأَوْصَالُهُ تَحْتَ التُّرَابِ رَمِيْمُ

وَذُو الْجَهْلِ مَيْتٌ وَهُوَ يَمْشِى عَلَى الثَّرَى # يُظَنُّ مِنَ اْلاَحْيَاءِ وَهُوَ عَدِيْمُ

Orang yang berilmu akan tetap hidup setelah matinya walaupun tulang-tulangnya telah hancur di bawah bumi,sementara orang yang bodoh telah mati walaupun masih berjalan di atas bumi, disangkanya dia hidup padahal dia telah tiada

jadi maksunya orang yang berilmu ketika sudah mati akan diangkat derajatnya oleh Allah sebab ilmu itu sendri, contohnya pada waliyullah yang sudah lama tiada malah mampu memberikan penghidupan kepada yang hidup dengan cara berdagang dan lain sebagainya.
so..........bagaimana.....??? enak kan orang yang punya ilmu itu.... ok untuk memberikan semangat lagi saya akan menghadirkan hadis nabi "tholabul 'ilmi faridhotun 'ala kulli muslimin wal muslimatin" yang artinya kurang lebih mencari ilmu itu di wajibkan atas kamu sekalian muslim laki-laki dan perempuan. jadi dalam hadist ini tidak ada yang namanya pengecualian atau gander, jadi semuanya di wajibkan!!!. nah tahu sendirikan apa definisi wajib. hehehehe

ok. let's do it and action open your mind sobat!!!

Sabtu, 13 Juli 2013

pemuda sebagai pondasi islam

Sebagai pemuda sudah selayaknya kita mempunya jiwa semangat kepemudaan, dengan artian jiwa yang penuh semangat perjuangan dan opimistis, pun begitu sebagai generasi pemuda islam juga harus mempunyai jiwa perjuangan dan sikap optimistis untuk saling membangun islam kedepan. 

Sehubungan dalam momen ramadhan 1434 hijriah ini, banyak kegiatan yang membutuhkan andil dari pemuda islam, mulai dari kegiatan yang sifatnya individual maupun sosial. kegiatan individual tentunya bagaimana perjuangan pemuda untuk meningkatkan kebajikan untuk dirinya sendiri, kemudian setelah kegiatan individual telah dilaksanakan maka dianjurkan untuk meningkatkan kebajikan yang bersifat sosial, dalam hal ini tentunya banyak cara. namun yang banyak dilakukan adalah membantu saudara sesama muslim dalam urusan berbuka.

Kenapa urusan berbuka banyak dilakukan oleh para pemuda muslim?. karena pada zaman sekarang sudah banyak instansi yang  menyediakan jauh-jauh hari program berbagi buka puasa atau ta'jil dan membutuhkan para pemuda islam untuk merealisasikan program ini. dan karena program ini pula banyak saudara semuslim yang merasa terbantu dengan adanya program yang di canangkan oleh mereka, maka sebagai pemuda muslim tentunya jangan menyia-nyiakan hal ini, kegiatan yang pelaksanaannya hanya setahun sekali.

Pada tahun ini pula kami dari organisasi pelajar nahdhotul ulama (IPNU) perguruan tinggi IAIN SUNAN AMPEL merealisasikan hal ini dengan bergabung bersama koran DUTAMASYARAKAT untuk membagikan ta'jil kepada saudara semuslim selama 20 hari dengan intensitas 5000 ta'jil perhari di 20 titik dikota surabaya. walaupun kami hanya mendapatkan 3 titik pembagian hal ini sangat bermakna bagi kami, melihat saudara muslim yang masih dalam perjalanan bisa berbuka. semoga artikel ini mampu memberikan inspirasi kepada pemuda muslim lain untuk memulai mencari patner untuk kegiatan serupa. amiiin. 

salam hangat dari kami (IPNU IAIN SUNAN AMPEL) dititik pembagian depan masjid al-falah....!!!


 



nb:btw q yang pekek sarung hijau, hehehe salam kenal semua....